Rabu, 28 November 2012

Now let's continue about TNGM (Taman Nasional Gunung Merapi) in Indonesia.

Taman Nasional Gunung Merapi adalah sebuah taman nasional yang terletak di Jawa bagian tengah. Secara administrasi kepemerintahan, wilayah taman nasional ini masuk ke dalam wilayah dua propinsi, yakni Jawa Tengah dan Yogyakarta. Penunjukan kawasan TN Gunung Merapi dilakukan dengan SK Menhut 134/Menhut-II/2004 tanggal 4 Mei 2004. Tujuan pengelolaannya adalah perlindungan bagi sumber-sumber air, sungai dan penyangga sistem kehidupan kabupaten/kota-kota Sleman, Yogyakarta, Klaten, Boyolali, dan Magelang. Sementara ini, sebelum terbentuknya balai pengelola taman nasional, TN G Merapi berada di bawah pengelolaan Balai KSDA (Konservasi Sumber Daya Alam) Yogyakarta.

Topografi TNGM di Kabupaten Sleman :
·         Mulai landai hingga lahan yang memiliki kelerengan sangat curam dengan ketinggian 100 – 1.500 m dpl.
·         Dibagian paling utara merupakan lereng Gunung Merapi yang miring ke arah Selatan.  Di lereng Selatan Gunung Merapi terdapat dua bukit yaitu Bukit Turgo dan Bukit Plawangan yang merupakan bagian kawasan wisata Kaliurang.  Di Bagian lereng puncak Merapi ii reliefnya curam sampai sangat curam.  Bagian selatan dari ketiga kecamatan terpilih masih berupa lahan persawahan dengan sistem teras yang cukup baik.  seangkan bagian tengah berupa lahan kering dan paling utara merupakan bagian dari lereng gunung Merapi yang berupa hutan.

Posisi geografis kawasan TN Gunung Merapi adalah di antara koordinat 07°22'33" - 07°52'30" LS dan 110°15'00" - 110°37'30" BT. Sedangkan luas totalnya sekitar 6.410 ha, dengan 5.126,01 ha di wilayah Jawa Tengah dan 1.283,99 ha di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan TN G Merapi tersebut termasuk wilayah kabupaten-kabupaten Magelang, Boyolali dan Klaten di Jawa Tengah, serta Sleman di Yogyakarta. TNGM yang berada di kawasan Yogyakarta (kabupaten Sleman) merupakan salah satu tempat wisata yang paling strategis.
Jika anda adalah pecinta alam terbuka, objek wisata Gunung Merapi tak boleh ketinggalan. Sekitar 30-an km utara kota Jogja anda akan sampai di Gunung Merapi, salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia. Gunung ini meletus lebih dari 37 kali, yang terbesar pada tahun 1972, menewaskan 3000 jiwa. Sekalipun begitu, gunung dengan ketinggian 2968 meter dpl ini menawarkan panorama alam yang sulit untuk diabaikan. Oleh karena itu, banyak pendaki gunung ataupun pecinta alam yang merasa belum puas jika belum sempat menginjakkan kakinya di puncak gunung ini.


Saat ini ada tiga jalur pendakian untuk mencapainya, yaitu jalur Kinahrejo/ Kaliadem dari sisi selatan, Jalur Babadan melalui lereng barat, dan Jalur Selo/ Plalangan dari sebelah utara puncak Merapi. Pendakian dari arah utara merupakan jalur yang disarankan karena mempunyai lereng yang lebih landai. Waktu yang baik untuk melakukan pendakian adalah antara bulan Juni – Agustus. Selang waktu tersebut sudah memasuki musim kemarau dan angin tidak terlalu kencang.

Di lereng barat Gunung Merapi terdapat Pos Babadan yang dilengkapi gua sebagai ruang penyelamatan. Dari pos yang dibangun tahun 1930 ini, kamu bisa lihat morfologi Puncak Merapi yang terjal dengan kubah lava aktifnya. Pada saat gunung sedang aktif, suara-suara guguran lava terdengar cukup jelas.

Di lereng utara Merapi terdapat beberapa objek wisata yang menarik seperti air terjun Kayang setinggi 50 m di Desa Wonolelo. Mata airnya berasal dari Tuk Sanga (mata air sembilan) di dusun Windu Kidul lereng Gunung Merbabu. Ada pula arena kemah yang berlokasi di atas air terjun tersebut.

Untuk bisa memasuki kawasan ini anda harus izin dulu ke Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) yang berada di Jl. Baciro, Lempunyangan. Di tempat ini bayar tiket pendakian Rp. 1.500,- per orang. Jika anda ingin menginap dan berkegiatan, anda cukup membayar retribusi per hari per kelompok sebesar Rp. 15.000,- hinggae Rp. 20.000,-. Selain itu 2 buah materai juga dibutuhkan untuk surat izin masuknya.

I think it is enough to talk about TNGM ( Taman Nasional Gunung Merapi) have a nice adventure there, now let's now about museum merapi in Indonesia.

Senin, 19 November 2012







Tlogo Putri adalah sebuah telaga kecil yang lebih tepat disebut embung. Telaga ini merupakan tempat peraduan indahnya wisata air (tirta) dan wisata alam yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Sleman. Tempat wisata yang terkenal keindahannya ini dilengkapi dengan tempat penyewaan kano dan bebek air serta beberapa wahana menarik seperti Flying fox, bianglala, jungkat-jungkit dan berbagai permainan lain.

Tlogo Putri terletak di kawasan wisata Kaliurang, tepatnya di Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman. Jarak di sebelah selatan pintu masuk komplek Taman Nasional Gunung Merapi.

Embung yang telah disulap menjadi kawasan wisata ini sangat layak untuk dikunjungi. Beragam wahana didalamnya akan semakin melengkapi liburan anda bersama keluarga dan teman-teman. Bagi pengunjung yang menyukai tracking bisa menyalurkan hobi dengan menyusuri jalan setapak di dalam hutan di sekitar Tlogo Putri. Jalan ini akan menuntun pengunjung menuju Kaliadem, Watu Kemloso dan Air Terjun Tlogo Muncar.

Di dalam Tlogo Putri terdapat cukup banyak wahana yang menarik. Jika pengunjung enggan bersentuhan dengan dinginnya air pengunjung dapat mencoba mengendarai becak air. Hanya dengan Rp 5.000, bisa mengajak pasangan atau dua anak kecil untuk mengayuh wahana berbentuk bebek dan tank ini mengelilingi danau dan menikmati indahnya alam di kawasan tersebut.

Jika tak takut ketinggian dan butuh sesuatu untuk memacu adrenalin, siapkan Rp 12.000, pengunjung dapat terbang melintasi pinggiran danau dengan flying fox. Panjang lintasannya sekitar 25-30 meter dan standar keselamatannya terjamin. Tak sedikit pengunjung anak-anak yang berani meluncur dengan wahana ini. 

Bagi anak-anak yang lebih kecil usianya, ada permainan yang relatif lebih aman. Kolam mandi bola, bianglala, ayunan dan motor batere. Untuk bisa mengajak anak mandi bola atau naik bianglala, cukup merogoh kocek Rp 4.000. 

Wahana lain yang bisa menjadi alternatif bermain dengan aman bagi anak-anak adalah sepeda motor mini yang dijalankan dengan baterai. Untuk yang satu ini pengunjung harus membeli tiketnya seharga Rp 6.000 per anak untuk dua kali putaran. 

Jika hanya ingin bersantai, pengunjung dapat menikmati pemandangan cukup duduk di sekitar danau. Rimbunnya pepohonan dengan pucuk tertutup kabut menjadi pemandangan eksotis yang melatar belakangi danau.

Khusus pada hari libur, suasana Tlogo Putri menjadi lebih meriah dengan penampilan kesenian jathilan. Jathilan dibawakan oleh 5-6 orang penari laki-laki yang menampilkan tarian tradisional dengan gerakannya yang khas. Gerakan tari mereka mengentak untuk membunyikan puluhan lonceng kecil yang dililitkan pada kedua kaki. Kostum dan topeng yang mereka pakai juga cukup atraktif karena menggunakan warna-warna mencolok. Beberapa kesenian lain seperti topeng ireng, campursari atau orkes dangdut juga kerap mengisi pertunjukan di tempat ini secara bergantian. 

Selain Tlogo Putri ada pula Tlogo Muncar yang berada di kawasan yang sama. Telaga yang tidak begitu luas ini berada di bawah air terjun. Para pengunjung bisa memanfaatkan lokasi ini sebagai tempat berfoto. 

Untuk menuju Tlogo Muncar, wisatawan harus memasuki Taman Nasional Gunung Merapi yang harga tiketnya hanya Rp 2.000. Saat memasuki wisata ini, pengunjung akan disambut dengan beberapa ekor monyet yang menghampiri. 

Monyet-monyet ini berkeliaran dan tampak terbiasa dengan keberadaan manusia di sekitarnya. Mereka tidak mengganggu, hanya terkadang mereka meminta makanan yang dibawa pengunjung. Jika cuaca tidak hujan dan masih punya sisa tenaga yang cukup, pengunjung bisa tracking menuju gardu pandang. Jarak tempuhnya sekitar 800 meter dengan lintasan jalan setapak yang terus mendaki. Dari gardu pandang puncak Merapi dapat terlihat dengan jelas. Setelah puas berwisata, pengunjung dapat membeli oleh-oleh kuliner khas Merapi yakni jadah tempe. Satu paket jadah tempe berisi jadah, tempe bacem, tahu bacem dan gembus bacem. Rata-rata dijual Rp 15 ribu untuk satu kotak besar. Paket kecil berisi 10 jadah dan 10 baceman dihargai Rp 10 ribu saja. 
Sebaiknya pilih yang masih hangat karena daya tahannya lebih bagus jika dibawa untuk oleh-oleh. 

Apabila Pengunjung belum puas menikmati hawa gunung, pengunjung bisa bermalam di penginapan atau vila-vila yang tersebar di kawasan ini. Harganya cukup bervariasi, mulai dari Rp 75.000 hingga ratusan ribu rupiah, tergantung fasilitas yang disediakan.




That's enough for Tlogo Putri.
Let's continue to know about Taman Nasional Gunung Merapi.



Minggu, 18 November 2012

Today, morning had woke me up
woke me up in merapi mountain.
So let's talk about tourism destination in Merapi in Indonesia.

Merapi adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. ketinggian merapi mencapai 2.968 m di atas permukaan laut. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan merapi khususnya Lereng sisi selatan merupakan tempat yang strategis untuk dikunjungi sebagai tujuan wisata.Di daerah ini sudah berdiri beberapa tujuan wisata yang bisa menjadi tempat mengisi wakru luang. Telaga Putri, Taman Nasional Gunung Merapi, Museum Merapi, Gardu Pandang, Taman Kaliurang, dan Kali Adem.